Rabu, 09 Februari 2011

Bergantung kepada Yang Maha Kekal

Akhir-akhir ini aku jarang melihat temanku arni. Kucari dikampus dan tidak menemukannya. Lalu kutanya temanku mba Dian kemanakah si Arni kok gak pernah keliatan. Mb Dian bilang Arni tadi ke kampus dateng ke seminarnya mas Ali tapi setelah itu dia langsung buru-buru pulang dengan muka yang kusam. Sepertinya Arni lagi dirundung masalah yang cukup berat. Beberapa hari yang lalu aku sempat bertemu dan bercerita-cerita dengan Arni dan memang dia lagi ada masalah tentang penelitiannya. Laptop yang berisi data-data penelitiannya di format ulang dan datanya tidak dapat diselamatkan alias hilang. Aku juga mungkin shock kalo dalam keadaan seperti dia. Padahal perjuangan dia mendapatkan data itu sangat keras dan panjang dan kini datanya hilang begitu saja. Tapi untungnya dia masih mempunyai data-data yang ditulis manual, yah walaupun tidak lengkap. Lalu kata temanku satu lagi sebut saja namanya yeni, Arni kemarin cerita kalo dia memang lagi banyak masalah disamping masalah data penelitiannya yang hilang. Arni mungkin gak sanggup menghadapi ini sendiri..dia ingin cerita kepada pacarnya, tapi tanggapan pacarnya sangat menyakitkan hati Arni. Sepertinya sang pacar sedang sibuk. Dan mungkin karena itu Arni jadi sedih, pusing, stress dengan masalahnya yang mungkin cukup berat.

Dari sedikit cerita di atas, aku langsung inget suatu kalimat yang pernah kubaca " Bergantunglah kepada yang kekal". Yah kepada siapa lagi kalo bukan kepada Sang Maha Hidup..Dialah Maha Kekal..
Dia selalu ada untuk kita..tak perlu kita beli pulsa untuk telpon...cukup dengan Sholat..segala keluh kesah kita ceritakan semuanya kepada Allah dengan bebas...
Dia Maha Mendengar..Maha Mengetahui isi hati..Dia Tahu apa yang terbaik untuk kita...
 Dia juga selalu senantiasa menjaga kita..
Dialah tempat mengadu yang paling baik..membuat hati kita menjadi tenang..

"Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'". (QS. Al Baqarah [2]: 45)

Sesungguhnya kegundahan, keresahan & kesedihan merupakan bagian yg terkecil dari ujian yg Allah berikan kpd anda saat ini. Jadi, syukurilah bila anda sedang resah & gelisah karena Allah mengajarkan anda bersabar. 'Hanya orang2 yg bersabarlah yg disempurnakan pahalanya tanpa batas' (QS. az-Zumar : 10).

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar Ra'ad: 28).

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya (QS. Ath-Thalaq 4).



by: dee

Rabu, 29 September 2010

Aku tak mau kehilangan Mu Ya Rabb...

malam menunjukkan pukul 01.00, aku terbangun dari tidurku..
Alhamdulillah terima kasih Ya Allah ..aku masih diberi kesempatan untuk mengecap indahnya malam ini..
langsung aku membasuh muka dan bersuci untuk menghadap kepada-Nya..

dalam keheningan malam ini...
suasana yang mendukung kekhusyukan untuk bersujud pada-Mu..
telinga, mata,sumsum dan tulangku semua tunduk pada-Mu

tak kuasa air mata ini menetes deras..
Ya Alloh..Ya Syakur, Ya  Khaliq..
Puji syukur kupanjatkan akan limpahan rahmat-Mu yang telah kau beri ..
kenikmatan-kenikmatan duniawi..
aku masih bisa merasakan nikmatnya sehat,,makan, minum, dan keluarga yang utuh..
menikmati indahnya ciptaanmu..langit ini..dengan bulan yang memberi penerang dalam gelapnya malam ini.. tak dapat kusebutkan semua nikmatmu..
karena aku tak sanggup menyebutkan semuanya..
Sungguh banyak nikmat yang telah Kau berikan Ya Rabb..


Ya Allah...Ya Ghoffar..
sebuah pengakuan dosa..penyesalan..dan permohonan akan ampunan-Mu...
ampuni hambamu ini Ya Alloh.. yang sering melupakan-Mu..
hamba yang Hina..
aku yang tak sempurna..
Karena kesempurnaan hanyalah milik-Mu Ya Rabb..
Sungguh Engkau Maha pencemburu...
Engkau Maha membolak balikkan hati ini..
Tuntunlah hamba selalu dijalan-Mu..

Ya Allah.. Ya Rahman Ya Rahim...
ampuni hamba..kedua orangtua hamba..
sayangilah mereka seperti mereka menyayangi hamba
ampuni keluarga kami..
teman-teman muslim hamba..
lindungilah kami Ya Rabb..dari segala marabahaya..
dari panasnya api neraka..
masukkan kami kedalam surga-Mu..
dekat dengan -Mu Ya Rabb..

Ya Allah..Ya Shobur..
berilah hamba kesabaran..
keteguhan hati,,dan kelapangan
dalam menjalani liku kehidupan yang fana ini..

Ya Allah Ya Muqtadir Ya Qoodir
Engkau Maha berkuasa
Engkau yang menakdirkan segala sesuatu..
aku hanya bisa memohon berdoa dan berusaha serta bertawakkal..

Ya Allah Ya Rozzaq..
Engkau pemberi rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka..
cukupkan lah hamba Ya Rabb..
dan ingatkan hamba agar selalu menafkahkan di jalan-Mu..

Ya Allah..Ya Waduud Ya Hakiim Ya Salaam Ya muhaimin Ya Lathif..
Engkaulah penyejuk jiwa..
dengen Kelembutan-Mu..
Engkau pemberi kedamaian dalam setiap hati..
engkau mengamankan dan menjaga ku..
Engkaulah pemancar kasih sayang..
Engkau selalu setia senantiasa ada dalam hati..
ketika hati ini sepi..
Ya Rabb..Ya Ro'uf..
Cintaku Padamu melebihi apapun..
Karena Cintamu begitu Indah...
Engkaulah pemilik hati ini Ya Rabb..
Kau beri yang tebaik untukku...

Ya Rabb..Ya Mujiib..
Pemenuh doa kami..
Islam adalah agamaku..
Tuhan ku hanya satu Allah SWT.
Nabiku adalah Muhammad saw.

Jagalah hati ini agar tetap selalu ingat akan keindahan cinta kepada-Mu..
kini ku sadar bahwa aku benar-benar merasakan cinta yang sesungguhnya..
cintaku pada-Mu melebihi apapun...
subhanallah..aku tak dapat mengatakan betapa rasa cinta ini begitu indah..tak bisa digambarkan..
Ya Rabb..jangan tinggalkan hamba sendirian menjalani hidup ini..
karena tanpa-Mu aku bukan apa-apa..
karena aku milik-Mu seutuhnya

Ya Rabb..
kuatkan dan teguhkan iman hamba ..
Engkau maha Kuasa atas segala sesuatu..
Berilah selalu petunjuk di jalan yang benar..
agar aku tak terpelosok dalam lubang jurang setan..
Hanya Engkau tempatku berlindung...

Perkenankan Doa hamba Ya Rabb..
amiin Ya Robbal'alamin..


oleh:hamba Pecinta_Mu

Sabtu, 25 September 2010

Jika Belum Siap Cintai Dia dalam diam

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang,
cukup cintai ia dalam diam…
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya…

kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya… karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu… menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu…

karena diammu bukti kesetiaanmu padanya…
karena mungkin saja orang yang kau cintai, adalah juga orang yang telah Allah Subhanahu Wata’ala benar-benar pilihkan untukmu… Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali Radhiyallahu ‘anhum ? yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan…

tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah…
Karena dalam diammu tersimpan kekuatan…
kekuatan harapan,kekuatan impian„hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan dan impian itu menjadi nyata…
dan cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata…

bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap dan berdo’a pada-Nya ?
Dan jika memang ‘cinta dalam diammu’ itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap

diam… Iyaa… biarkan… karena Allah Ta’alaa masih punya rencana dan ‘hadiah’ lain untukmu…
jika dia memang bukan milikmu, melalui waktu akan menghapus ‘cinta dalam diammu’ itu dengan memberi rasa yang lebih indah, dan orang yang tepat oleh Allah Subhanahu Wata’ala biarkan ‘cinta dalam diammu’ itu menjadi memori tersendiri… dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu…

Allah Subhanahu Wata’ala Tata hatimu…
Sudahkah aku pantas untuk dia ? Benar-benar pantas…???
Biarkanlah jiwamu terbang bebas menjalani semua niatmu, yang terpenting, kita perlu berbaik sangka selalu pada Allah Ta’alaa…

Pasangan kita, adalah cerminan sosok yang hampir mirip dengan kita…
Cintamu pada orang yang kau cintai dan sayangi, titipkanlah…
Titipkanlah pada Allah Ta’alaa…

Sebab hanya Allah Ta’alaa yang Maha Menjaga…
dikala kau dan dia saling berjauhan…
dikala kau dan dia saling memendam rindu, ingin bertemu…
Allah menjaga dengan menenangkan hatimu melalui dzikir dan tadabbur…
Cintamu pada orang yang sungguh-sungguh kau sayangi, adalah milik-Nya…



diambil dr:http://dhedhet.tumblr.com/post/1169747226

Rabu, 08 September 2010

Ya Shohibu Baiti

Shohibu baytii... Ya shohibu baytii (Tuan rumahku... Wahai tuan rumahku)

Imamu hayatii... Ya Imamu hayatii (Pemimpin hidupku... Wahai pemimpin hidupku)

Mursyidu imanii... Antai syamsu qolbiy (Penuntun imanku... Engkau (cahaya) mentari hatiku)

Qomaru fuadi... Ya qurratu 'aini(Rembulan jiwaku... Wahai penyejuk mataku)

Syafi'u nashibiy... Ya maula jihadiy (Penolong (dari) beban (berat)ku... Wahai muara perjuanganku)

Ufuqu Syauqi... Ya baabu akhirati (Cakrawala rinduku... Wahai pintu keabadianku)



hmm...spechless..nih ..bgus bgt..

saya ambil dari teman saya aris.

Puisi Ayat-ayat Cinta

Duhai makhluk yang lembut hatinya
Aku tak ada siapapun kecuali Allah di hatiku
Aku ingin menjadi yang halal bagimu
Yang dapat dengan sepenuh hati mengecup keningmu
Sehingga tak ada lagi resah yang menyelimuti qolbu
Untuk redamkan tiap riak-riak harapan itu
Bukan semata untukku
Tapi juga untuk-Nya…
Karena ku malu saat merindu-Nya
Ku juga merindumu
Ku berdoa mengharap kepada-Nya
Ternyata juga karena ku mengharapkanmu

Maafkan aku…
Sungguh, jodoh bukan milikku…
Ketidaksanggupanku saat ini menyisakan sebuah kepasrahan
Ku kan kembali kepada Ar-Rahmaan
Harapan menjadi harapan
Dan biarlah menjadi rahasia tak terungkap sepanjang zaman
Jika ku pun pantas menjemputmu
Maka biarlah Allah yang mengantarkanku padamu
Di saat yang tepat
Dengan proses yang cepat
Namun sungguh pun bila kita tak bertemu
Maka biarkan menjadi kisah sejati
Yang tak akan pernah mati
Ya! tak kan pernah mati


*puisi d atas berhasil membuat saya nangis..terutama pd bait terakhir..T_T

sumber: http://masthoms16.wordpress.com/2008/03/02/puisi-ayat-ayat-cinta/